Tumor Usus

Hanya 5% dari semua tumor usus ganas muncul di usus halus, padahal mengandung 90% dari selaput lendir usus. Sungguh mengherankan bahwa begitu jarang terjadi kanker ganas di usus halus jika kita mengingat jumlah karsinogen yang melewati usu halus paling tidak sama besar seperti di usus besar, tempat terjadinya kebanyakan kanker usus. Mungkin saja cepatnya isi usus berlalu di usus halus berperan penting di sini, sementara di usus besar, kontak isi dengan dinding halus lebih lama dan lebih relatif.

Usus dua belas jari yang panjangnya sekitar dua belas kali selebar satu jari dan secara medis disebut duodenum adalah bagian pertama dari usus halus. Tumor ganas dapat terjadi di sini, di seputar muara bersama dari lorong hati dan lorong kelenjar ludah perut (papil atau puting dari vater).

Kanker usus yang umumnya melanda pada mereka yang berusia lanjut. Namun, angka kasus yang terjadi pada orang berlansia umumnya sudah berkurang sehingga dapat menyebabkan konstipasi.

Terkadang tumor usus menimbulkan perdarahan tanpa disadari, sehingga penderita kekurangan darah tanpa sebab yang jelas. Atau tumor bertumbuh menembus dinding dan akhirnya menyebakan perforasi. Hal ini terjadi secara mendadak tanpa diperkirakan lebih dulu karena segera menysuul suatu radang selaput perut ttal akibat penularan basil-basil usus yang bersama isi usus, mengalit masuk ke rongga perut.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Tumor Usus and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>